Obat Herbal Tradisional Untuk Transplantasi Hati

By | 08/26/2015

 Obat Herbal Tradisional Untuk Transplantasi Hati

 

Tahap-tahap Prosedur Transplantasi Hati

 

Dengan berat sekitar 1,3 kg pada orang dewasa, hati merupakan organ internal tubuh terbesar yang terletak di bagian atas rongga perut sebelah kanan. Fungsi hati sangat penting dalam tubuh, antara lain  memproduksi protein, memecah nutrisi dari makanan menjadi energi, menyimpan vitamin dan mineral, memproduksi cairan empedu, membantu tubuh menghalau bakteri, dan menyingkirkan racun dari  tubuh.

Ketahui tahap tahap prosedur transplantasi hati - alodokter

Kegagalan Fungsi Organ

Transplantasi hati  umumnya dilakukan ketika organ hati mengalami gagal fungsi misalnya akibat infeksi akut yang terjadi tiba-tiba atau komplikasi yang muncul dari obat-obatan. Gagal fungsi hati juga dapat disebabkan oleh riwayat masalah kesehatan jangka panjang, seperti :

  • Hepatitis kronis yang berkembang menjadi sirosis.
  • Atresia bilier.
  • Kerusakan saluran empedu (primary biliary cirrhosis).
  • Luka dan penyempitan saluran empedu di dalam dan sekitar hati yang menyebabkan penumpukan cairan empedu di hati (sclerosing cholangitis).
  • Adiksi akan alkohol.
  • Wilson’s disease.
  • Hemochromatosis.
  • Kanker hati.
  • Penumpukan lemak pada hati (nonalcoholic fatty liver disease).
  • Fibrosis sistik (cystic fibrosis).

Proses operasi transplantasi hati dimulai dengan mengambil organ hati dari pasien  dan menggantinya dengan hati yang berasal dari donor. Operasi ini tergolong operasi besar yang memakan waktu sekitar 6 hingga 12 jam. Selama operasi hingga beberapa hari kemudian, pasien akan menggunakan beberapa tabung khusus sebagai penunjang fungsi tubuh.

Sebelum dokter memutuskan seseorang dapat menerima transplantasi hati, dibutuhkan beberapa tes dan konsultasi, termasuk tes darah dan urine, ultrasound untuk memastikan kondisi hati, tes jantung, tes kesehatan tubuh menyeluruh serta konsultasi nutrisi. Selain itu, yang tak kalah penting adalah evaluasi psikologis untuk memastikan seseorang memahami risiko dari prosedur transplantasi hati. Tak jarang dibutuhkan juga konsultasi keuangan.

Donor Organ  

Tidak mudah untuk memperoleh donor hati, apalagi yang benar-benar sesuai. Ini bisa memakan waktu beberapa hari, bahkan bulan. Dokter akan berusaha mengatasi komplikasi akibat gagal fungsi hati selama masa tersebut.

Pada umumnya ada dua jenis pilihan transplantasi hati. Pertama, hati yang berasal dari pendonor yang masih hidup. Pilihan kedua, hati yang berasal dari pendonor yang sudah meninggal dunia.

  • Pendonor hidup. Pendonor ini bisa berasal dari saudara kandung, pasangan atau teman yang harus mengikuti evaluasi medis dan psikologis terlebih dahulu. Beberapa persyaratan pendonor antara lain berniat untuk mendonor, memiliki kondisi kesehatan yang prima, golongan darah yang sama dengan penerima donor, berusia antara 18 tahun hingga 60 tahun, serta  profil ukuran tubuh sama atau lebih besar dari penerima donor.

Prosedur dari donor jenis ini adalah dengan mengangkat sebagian dari organ hati pendonor dan menanamkannya pada tubuh penerima yang mengalami penyakit hati. Diharapkan hati dari pendonor  akan tumbuh hingga ukuran normal dalam beberapa minggu.

  • Pendonor yang sudah meninggal dunia. Agar hati pendonor dapat digunakan dalam transplantasi, pendonor yang dipilih umumnya yang mengalami kematian fungsi otak dengan jantung yang masih berdetak.

Risiko Komplikasi

Meski dapat mengatasi gagal fungsi hati, namun prosedur transplantasi hati tidaklah bebas risiko. Ada dua risiko komplikasi yang paling sering ditemui setelah tindakan transplantasi hati, yaitu :

  • Terjadi penolakan. Hal ini disebabkan imunitas bekerja untuk menghancurkan materi yang dianggap asing yang masuk dalam tubuh. Ini disebut masa penolakan, dialami sekitar 64% dari pasien transplantasi hati, terutama pada enam minggu pertama. Untuk itu, dokter dapat memberikan obat anti penolakan transplantasi hati.
  • Rentan terseranginfeksi. Obat anti penolakan transplantasi hati yang baru diberikan akan menekan imunitas tubuh, sehingga dapat memperbesar risiko infeksi. Umumnya, infeksi jenis ini akan membaik seiring waktu.

Selain itu, risiko lain pascaoperasi transplantasi hati yang dapat terjadi adalah pendarahan, komplikasi saluran empedu, penggumpalan darah hingga masalah dengan memori atau ingatan.

Pasien operasi transplantasi hati kemungkinan harus terus mengonsumsi obat anti  anti penolakan seumur hidup. Sayangnya, obat tersebut juga memiliki beberapa risiko efek samping, antara lain diare, sakit kepala, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan penipisan tulang.

Proses Pemulihan

Salah satu faktor yang menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih setelah operasi transplantasi hati, yaitu seberapa parah kondisi pasien sebelum operasi. . Umumnya untuk benar-benar sembuh diperlukan waktu sekitar 6 bulan hingga satu tahun.

Usia harapan hidup setelah transplantasi hati sangat beragam, tergantung dari kondisi masing-masing. Secara umum, lebih dari 70% pasien yang menjalani transplantasi hati berhasil bertahan hidup selama setidaknya lima tahun setelah operasi.

Meski belum ada metode yang tepat dalam memperkirakan usia harapan hidup seseorang pascaoperasi, namun ada data  yang mencatat bahwa usia harapan hidup sekitar 58% penerima donor hati mencapai 15 tahun. Kegagalan penerimaan hati yang diperoleh dari pendonor muncul sekitar 10%-15% dan disebabkan oleh beragam komplikasi.

Transplantasi hati merupakan salah satu prosedur yang dapat mengatasi kegagalan fungsi hati, namun perlu juga dicermati beberapa risikonya. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengambil keputusan tersebut.

SOLUSI ALTERNATIF PENGOBATAN HERBAL ALAMI UNTUK TRANSPLANTASI HATI

ace-maxs2

ACE MAXS obat herbal untuk mengobati transplantasi hati tanpa efek samping dan sudah teruji oleh para ahli luar negeri maupun dalam negeri. Ace MaxsDibuat dari kulit manggis dan daun sirsak yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit baik Kronis atau Non kronis secara alami dan tidak menimbulkan efek samping. Bahan ACE MAXS dibuat khusus 100% alami dari kulit manggis dan daun sirsak ditambah dengan bunga rosella hitam , anggurm apel, dan madu sebagai bahan pengawet alaminya.

Ace Maxs bisa mengobati transplantasi hati tanpa harus menjalankan operasi prosedur , selain dari sudut ekonomi cukup mahal , Operasi juga tidak menutup kemungkinan sembuh tidaknya penyakit transplantasi hati.

Testimoni Ace Maxs  transplantasi hati :

Testimoni Transplantasi hati

Testimoni Transplantasi hati

Khasiat ACE MAXS :

  • MENGOBATI DIABETES
  • MENGOBATI TRANPLANTASI HATI
  • MENGOBATI SEMUA JENIS KANKER
  • MENGOBATI STROKE
  • MENGOBATI ALZHEIMER ( PIKUN )
  • MENGOBATI PENYAKIT JANTUNG
  • MENGOBATI ASAM URAT
  • MENGOBATI RADANG TENGGOROKAN
  • MENGOBATI NYERI SENDI
  • MENCEGAH PENUAAN DINI ( ANTI-AGING )

Khasiat yang akan anda rasakan setelah mengkonsumsi :

  • Konsumsi malam hari membuat tidur lebih nyenyak
  • Konsumsi pagi hari menambah energi dan vitalitas
  • Membantu mencegah penuaan dini (anti aging)
  • Membantu meningkatkan hormon pada pria dan wanita

 

 

Aturan-Pakai-Minyak-BUlus

  • Kocoklah ACE MAXS secara menyeluruh
  • Untuk Penderita Transplantasi hati minum 2 kali sehari selama 3 bulan pertama dan untuk selanjutnya cukup diminum 1 kali sehari.

Catatan : Jika Anda sedang Mengkonsumsi Obat dari Dokter, berilah Jeda sekitar 2 jam setelah mengkonsumsi obat dari dokter

acemaxsbaru22

acemax harga

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.